Sifat Golongan Unsur Alkali Tanah

Sifat Fisika Dan Kimia Unsur Alkali Tanah
Kimia Kelas 3 > Unsur-Unsur Alkali Tanah


1. Reaksi dengan
a. Udara
Menghasilkan MO dan M3N2 bila dipanaskan

Dalam keadaan dingin dapat menghasilkan MO dan M3N2 dipermukaan

b. Air
Tidak bereaksi
Bereaksi dengan uap air membentuk MO dan H2
Bereaksi dalam keadaan dingin membentuk M(OH)2 dan H2. Makin ke kanan makin reaktif
c. Hidrogen
Tidak bereaksi

M + H2  ®  MH2 (Hidrida)

d. Klor
M + X2 ®  (dipanaskan) MX2 (garam
e. Asam
M + 2H+ ®   M2+ + H2 (g)
2. Sifat oksida
Amfoter
basa
3. Kestabilan peroksida
Peroksidanya tidak dikenal
Makin stabil sesuai dengan arah panah
4. Kestabilan karbonat
Mengurai pada pemanasan agak tinggi
(suhu pemanasan antara 550o – 1400oC)
 

Catatan :

M = unsur-unsur alkali tanah
Ra bersifat radioaktif, Be bersifat amfoter

 

Kelarutan Unsur Alkali Tanah
Kimia Kelas 3 > Unsur-Unsur Alkali Tanah


Kelarutan

Mg

Ca

Sr
Ba
Catatan :

Warna nyala
Garam Ca2+ = merah
Garam Ba2+ = hijau
M = unsur logam alkali tanah

M(OH)2

——————->
makin besar sesuai arah panah

MSO4

<——————–
makin besar sesuai arah panah

MCO3
MCrO4

 

Pembuatan Logam Unsur Alkali Tanah


Dengan elektrolisis leburan garamnya.

Contoh:

CaCl2(l) ® Ca2+ (l) + 2Cl- (l)
Katoda : Ca2+ (l) + 2 e- ® Ca (s)
Anoda : 2Cl2 (g) + 2 e-
—————————————————
Ca2+ (l) + 2Cl- (l) ® Ca (s) + Cl2 (l)

 

Kesadahan


Air Sadah ialah air yang sukar berbuih dengan sabun dan banyak mengandung ion Ca2+ dan Mg2+.

Macamnya:

1.
Kesadahan Sementara

Mengandung Ca(HCO3)2 dan Mg(HCO3)2
Dapat dihilangkan dengan pemanasan

Contoh : Ca(HCO3)2 (aq) ®  CaCO3 + H2O (l) + CO2 (g)

 

2.
Kesadahan Tetap

Mengandung CaSO4 dan MgSO4
Dapat dihilangkan dengan menambahkan soda ash (Na2CO3)

Contoh : MgSO4 (aq) + Na2CO3 (aq) ®  MgCO3 + Na2SO4 (aq)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

UNSUR

4Be
12Mg
20Ca
38Sr
56Ba
1. Konfigurasi elektron
[X] ns2
2. Massa atom

 

3. Jari-jari atom (n.m)
4. Energi ionisasi

    (M ®  M+) kJ/mol

    (M ®  M2+) kJ/mol

5. Potensial oksidasi (volt)
6. Keelektronegatifan
7. Suhu lebur (oC)

Antara 650o – 1227o

8. Bilangan oksidasi
+2
+2
+2
+2
+2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s